Langsung ke konten utama

Adaptasi Mobil Baru Jadi Alasan Performa Kurang Oke Vettel

Shanghai - Sebastian Vettel tak begitu mengkhawatirkan soal performa kurang oke darinya di awal musim ini. Hal seperti ini wajar karena Vettel mengaku masih beradaptasi dengan mobil barunya musim ini.

Sebagai juara dunia F1 dalam empat tahun terakhir, Vettel jelas jadi favorit kuat untuk mengulangi lagi prestasinya musim ini. Tapi setelah tiga seri berjalan, kenyataan tak seperti diharapkan Vettel dan juga banyak orang.


Setelah gagal finis di GP Australia, Vettel memang sempat meraih podium ketiga di Malaysia namun penampilannya merosot lagi setelah finis keenam di GP Bahrain, kalah dengan rekan setimnya Daniel Ricciardo yang finis keempat.


Tiga balapan dilalui dan belum ada kemenangan yang diraih Vettel, sementara Mercedes GP tengah panas-panasnya di mana Lewis Hamilton meraih dua kemenangan serta Nico Rosberg membuka musim di posisi pertama.


Hal ini dinilai tak wajar mengingat dominasi Vettel dalam beberapa musim terakhir dan bahkan musim lalu tak ada yang bisa menandingi kecepatan Red Bull, sebelum masalah demi masalah mereka temui di sesi tes pra musim lalu.


RB10 yang dikendarai Vettel nyatanya belum bisa memberikan performa oke di atas lintasan dan pebalap asal Jerman itu mengaku masih beradaptasi dengan mobil serta aturan-aturan baru musim ini.


"Ini adalah tantangan besar, dan tidak seperti harapan kebanyakan orang jika dilihat dari sisi hasil," ujar Vettel seperti dikutip ESPN F1.


"Aku tak peduli apakah finis keempat, keenam, atau kedelapan karena itu semua tergantung bagaimana Anda menuntaskan balapan. Sepertinya itu jadi tantangan terbesar saat ini. Aku masih belum yakin soal feeling-ku pada mobil ini," lanjutnya.


"Lalu kami punya banya perubahan dan harus beradaptasi dengan alat-alat baru, jadi jelas kami masih mempelajari mobil ini dan itu jadi tantangan terbesar kami."

Postingan populer dari blog ini

Menafsirkan Al Qur’an dengan Logika

Salah satu lagi cara menafsirkan Al Qur’an yang keliru adalah menafsirkan Al Qur’an dengan logika, akal pikiran, tanpa ilmu. Ibnu Katsir mengatakan, “Menafsirkan Al Qur’an dengan logika semata, hukumnya haram.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 11). Dalam hadits disebutkan, وَمَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi no. 2951. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if). Masruq berkata, اتقوا التفسير، فإنما هو الرواية عن الله “Hati-hati dalam menafsirkan (ayat Al Qur’an) karena tafsir adalah riwayat dari Allah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 16. Disebutkan oleh Abu ‘Ubaid dalam Al Fadhoil dengan sanad yang shahih) Asy Sya’bi mengatakan, والله ما من آية إلا وقد سألت عنها، ولكنها الرواية عن الله عز وجل “Demi Allah, tidaklah satu pun melainkan telah kutanyakan…

Barcelona Berimbang dengan Madrid 2-2

Barcelona - Duel El Clasico jilid kedua berakhir tanpa pemenang. Bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua, Barcelona akhirnya imbang dengan Real Madrid 2-2.

Bertanding di Camp Nou, Senin (7/5/2018) dinihari WIB, Barca membuka keunggulan lewat gol Luis Suarez sebelum disamakan Madrid melalui Cristiano Ronaldo. Setelah turun minum, Lionel Messi membawa tim tuan rumah kembali memimpin tapi Gareth Bale memaksakan hasil imbang.

Barca tidak tampak kewalahan meski bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua. Menyusul diusirnya Sergi Roberto setelah menerima kartu merah di penghujung babak pertama.

Dengan hasil ini, Barca masih menjaga peluang tidak terkalahkan sampai akhir musim. Dalam 35 pertandingannya, Barca mendulang 26 kemenangan dan sembilan laga seri sehingga mengoleksi 87 poin.

Madrid berada di peringkat ketiga klasemen dengan perolehan 72 poin, tertinggal 15 poin dari rival abadinya itu.

Jalannya Pertandingan

Ancaman Barcelona hadir saat pertandingan belum genap…

Comeback Dramatis, Barcelona Imbangi Sevilla 2-2

Sevilla - Barcelona berhasil membawa pulang satu poin dari kandang Sevilla. Sempat tertinggal 0-2, Blaugrana comeback dengan memaksa laga berakhir dengan skor 2-2.
Lini pertahanan Barca sangat buruk saat bertandang ke Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (1/4/2018) dinihari WIB. Situasi itu membuat mereka tertinggal 0-2 lewat gol Franco Vazquez di menit ke-36 dan Luis Muriel di menit ke-50.
Namun, Barca tak cepat menyerah dalam laga ini. Mereka terus semakin meningkatkan intensitas serangan selama sisa waktu pertandingan.
Hasilnya pun tak mengecewakan untuk klub asal Catalunya itu. Gol Suarez di menit ke-88 dan Lionel Messi di menit ke-89 membuat pertandingan berakhir dengan skor 2-2.
Tambahan satu poin tak mengubah posisi Barca di puncak klasemen. Blaugrana memimpin dengan 76 poin dari 30 laga. Namun, jarak mereka dengan Atletico Madrid di posisi kedua bisa terkikis.
Jika Atletico bisa menang saat menjamu Deportivo La Coruna pada Senin (2/4/2018) dinihari WIB, jarak 12 poin akan menjadi …