Langsung ke konten utama

Barça Diminta Rekrut Guardiola Lagi

Barcelona - Legenda hidup Barcelona Johan Cruyff turut prihatin dengan penampilan eks timnya sepanjang musim ini. Maka itu demi mengembalikan lagi kejayaan klub, Los Cules diminta merekrut lagi Pep Guardiola sebagai pelatih.

Tak dipungkiri bahwa Guardiola adalah salah satu pelatih terbaik, kalau tidak bisa dibilang pelatih terbaik sepanjang masa klub Catalan itu. Torehan 14 trofi dalam empat tahun kepelatihannya membuktikan anggapan itu.

Tapi setelah Guardiola mundur di ujung musim 2011/2012, prestasi Barça cenderung menurun. Meski masih mampu jadi juara musim lalu, tapi permainan tim dinilai tak se-oke saat ditangani Guardiola.

Tito Vilanova dinilai tak mampu jadi kepanjangan tangan Guardiola dan malah sibuk dengan urusan kesehatannya. Sementara penerusnya musim ini, Gerardo Martino, pun cuma "panas" di awal saja dan kemudian menurun.

Puncaknya adalah ketika Barça tersingkir di perempatfinal Liga Champions, prestasi terburuk mereka dalam tujuh tahun terakhir kompetisi tersebut.

Maka dari itu demi kebaikan klub di musim-musim mendatang, Cruyff yang juga sempat melatih Barça di era 90-an meminta manajemen klub mendatangkan Guardiola kembali.

"Hal terbaik bagi Barcelona adalah Guardiola kembali menjadi pelatih," ungkap Cruyff seperti dilansir Football Espana.

"Jika Joan Laporta menjadi presiden lagi, hal terbaik menurut saya adalah mengontrak kembali Pep, dan sebagai orang yang cerdas, saya yakin dia akan melakukannya," lanjut pria berpaspor Belanda itu.

Saat ini Guardiola masih meniti kariernya sebagai pelatih Bayern dengan kontrak tiga tahun. Dan pernyataan Cruyff ini muncul beberapa jam sebelum kekalahan Barça dari Real Madrid di final Copa del Rey.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hasil Espanyol vs Barcelona: Messi Gemilang, Barca Menang

Jakarta - Barcelona menang telak atas Espanyol dalam derby Catalunya. Dua gol dari Lionel Messi plus gol Ousmane Dembele dan Luis Suarez memastikan Blaugrana menang 4-0.

Bertandang ke RCDE Stadium, Minggu (9/12/2018) dinihari WIB di laga pekan ke-15 Liga Spanyol, Barcelona langsung mendominasi selepas kick-off. Tim tamu langsung membuka keunggulan di menit ke-17 lewat bola mati.

Messi dilanggar tak jauh dari kotak penalti di menit ke-17 dan mengambil jatah eksekusi itu. Bintang asal Argentina itu lantas mengirim bola melewati pagar betis dan bersarang di pojok kanan atas gawang Diego Lopez.

Suarez nyaris menggandakan keunggulan dua menit berselang saat mendapatkan peluang dari jarak dekat. Tapi sepakannya gagal menaklukkan Lopez.

Barcelona baru benar-benar menambah gol di menit ke-26. Messi susah payah menjaga penguasaan bola di tepi kotak penalti, lalu menyodorkannya ke Dembele di sisi kiri. Usai satu gerak tipu, Dembele mengarahkan bola ke pojok kanan gawang.

Usai Marc-Andr…

Barcelona Berimbang dengan Madrid 2-2

Barcelona - Duel El Clasico jilid kedua berakhir tanpa pemenang. Bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua, Barcelona akhirnya imbang dengan Real Madrid 2-2.

Bertanding di Camp Nou, Senin (7/5/2018) dinihari WIB, Barca membuka keunggulan lewat gol Luis Suarez sebelum disamakan Madrid melalui Cristiano Ronaldo. Setelah turun minum, Lionel Messi membawa tim tuan rumah kembali memimpin tapi Gareth Bale memaksakan hasil imbang.

Barca tidak tampak kewalahan meski bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua. Menyusul diusirnya Sergi Roberto setelah menerima kartu merah di penghujung babak pertama.

Dengan hasil ini, Barca masih menjaga peluang tidak terkalahkan sampai akhir musim. Dalam 35 pertandingannya, Barca mendulang 26 kemenangan dan sembilan laga seri sehingga mengoleksi 87 poin.

Madrid berada di peringkat ketiga klasemen dengan perolehan 72 poin, tertinggal 15 poin dari rival abadinya itu.

Jalannya Pertandingan

Ancaman Barcelona hadir saat pertandingan belum genap…

Menafsirkan Al Qur’an dengan Logika

Salah satu lagi cara menafsirkan Al Qur’an yang keliru adalah menafsirkan Al Qur’an dengan logika, akal pikiran, tanpa ilmu. Ibnu Katsir mengatakan, “Menafsirkan Al Qur’an dengan logika semata, hukumnya haram.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 11). Dalam hadits disebutkan, وَمَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi no. 2951. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if). Masruq berkata, اتقوا التفسير، فإنما هو الرواية عن الله “Hati-hati dalam menafsirkan (ayat Al Qur’an) karena tafsir adalah riwayat dari Allah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 16. Disebutkan oleh Abu ‘Ubaid dalam Al Fadhoil dengan sanad yang shahih) Asy Sya’bi mengatakan, والله ما من آية إلا وقد سألت عنها، ولكنها الرواية عن الله عز وجل “Demi Allah, tidaklah satu pun melainkan telah kutanyakan…