Langsung ke konten utama

Juarai Grup C, Kolombia Hadapi Uruguay di 16 Besar

Cuiaba - Kolombia meraih hasil sempurna di fase grup Piala Dunia 2014 setelah mengalahkan Jepang 4-1 pada laga ketiga. Berstatus juara grup, Los Cafeteros akan menghadapi Uruguay di babak 16 besar.

Menghadapi Jepang di Arena Pantanal, Cuiaba, Rabu (25/6/2014) dinihari WIB, Kolombia dipaksa banyak bertahan pada babak pertama. Meski begitu, mereka bisa unggul lebih dulu melalui penalti Juan Cuadrado.

Sebelum babak pertama berakhir, Jepang mampu menyamakan kedudukan. Gol ini tercatat atas nama Shinji Okazaki.

Kolombia tampil lebih menyerang setelah jeda. Tim asuhan Jose Pekerman ini pun berhasil mencetak tiga gol tambahan lewat Jackson Martinez (dua gol) dan James Rodriguez.

Berkat kemenangan ini, Kolombia kokoh di puncak klasemen akhir Grup C dengan sembilan poin. Mereka akan bertemu Uruguay, yang menjadi runner-up Grup D, di babak 16 besar. Sementara itu, Jepang tersisih karena menempati posisi terbawah grup dengan satu poin.

Jalannya Pertandingan

Jepang yang membutuhkan kemenangan tampil menyerang sejak awal. Mereka mendapatkan peluang pada menit ke-14, namun tembakan Atsuto Uchida tak mengarah ke gawang. Beberapa saat kemudian, percobaan Makoto Hasebe bisa diantisipasi oleh kiper David Ospina.

Kolombia yang lebih banyak bertahan malah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-17. Penyebabnya adalah pelanggaran Yasuyuki Konno terhadap Adrian Ramos di area terlarang. Cuadrado dipercaya menjadi algojo penalti dan tembakannya membuat kiper Eiji Kawashima terkecoh.

Jepang punya peluang emas pada menit ke-26 melalui aksi Shinji Kagawa. Usai mendapatkan umpan sundulan dari Yoshito Okubo, Kagawa mengecoh satu pemain belakang lawan dan kemudian melepaskan tembakan kaki kanan. Tapi, usahanya dimentahkan oleh Ospina.

Berselang tujuh menit, giliran Keisuke Honda yang membahayakan gawang Kolombia. Namun, tendangan bebas Honda masih melenceng tipis.

Martinez menyia-nyiakan kesempatan untuk menggandakan keunggulan Kolombia pada menit ke-42. Martinez sebenarnya tak terkawal ketika menerima umpan matang Ramos di kotak penalti, tapi penyelesaiannya malah melenceng.

Jepang akhirnya bisa menyamakan kedudukan di injury time babak pertama. Sundulan Okazaki meneruskan umpan silang Honda menggetarkan gawang Kolombia.

Kolombia lebih berani keluar menyerang pada babak kedua. Hasilnya, mereka kembali unggul ketika laga memasuki menit ke-55. Menerima umpan pendek Rodriguez, Martinez mencetak gol setelah tembakan kaki kirinya tak bisa dijangkau Kawashima. Jepang 1, Kolombia 2.

Jepang berpeluang menyamakan skor tiga menit kemudian. Akan tetapi, sepakan Kagawa masih melambung.

Percobaan Honda pada menit ke-64 juga tak membuahkan gol. Tendangan bebas pemain AC Milan itu ditepis oleh Ospina.

Serangan bergelombang Jepang terus berlanjut. Okubo nyaris membobol gawang Kolombia setelah dia menyambar umpan silang Uchida dari sisi kanan. Namun, arah bola masih sedikit melambung. 

Memasuki menit ke-74, Konno juga mendapatkan kesempatan, tapi tembakannya ditangkap Ospina. Ospina juga berhasil mengamankan sepakan Yuto Nagatomo beberapa menit kemudian.

Saat Jepang asyik menyerang, Kolombia berhasil menambah keunggulannya menjadi 3-1 melalui sebuah serangan balik pada menit ke-82. Usai menerima umpan dari Rodriguez, Martinez dengan tenang mengecoh satu pemain Jepang dan menaklukkan Kawashima lewat tembakan ke tiang jauh.

Kolombia memantapkan kemenangannya pada menit ke-89. Rodriguez yang menusuk ke kotak penalti dengan tenang mengelabui Maya Yoshida sebelum mencungkil bola ke dalam gawang.

Postingan populer dari blog ini

Menafsirkan Al Qur’an dengan Logika

Salah satu lagi cara menafsirkan Al Qur’an yang keliru adalah menafsirkan Al Qur’an dengan logika, akal pikiran, tanpa ilmu. Ibnu Katsir mengatakan, “Menafsirkan Al Qur’an dengan logika semata, hukumnya haram.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 11). Dalam hadits disebutkan, وَمَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi no. 2951. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if). Masruq berkata, اتقوا التفسير، فإنما هو الرواية عن الله “Hati-hati dalam menafsirkan (ayat Al Qur’an) karena tafsir adalah riwayat dari Allah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 16. Disebutkan oleh Abu ‘Ubaid dalam Al Fadhoil dengan sanad yang shahih) Asy Sya’bi mengatakan, والله ما من آية إلا وقد سألت عنها، ولكنها الرواية عن الله عز وجل “Demi Allah, tidaklah satu pun melainkan telah kutanyakan…

Bungkam Murcia 5-0, Barca Mantap ke 16 Besar

Barcelona - Barcelona pesta gol saat menghadapi Real Murcia di leg kedua babak 32 besar Copa del Rey. Blaugrana menang 5-0 dan dengan mantap lolos ke 16 besar.

Barcelona, yang membawa keunggulan 3-0 di leg pertama, kembali menunjukkan dominasi atas Murcia di Stadion Camp Nou, Kamis (30/11/2017) dini hari WIB. Gol pertama langsung mereka lesakkan di menit ke-16.

Paco Alcacer yang membuka keunggulan tuan rumah. Kerja sama apik di kotak penalti diselesaikan dengan sundulan ke gawang Murcia yang dijaga Alex Santome. Skor menjadi 1-0.
Barca terus menekan pertahanan Murcia di sepanjang babak pertama. Tapi, hingga peluit istirahat berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta.

Baru di babak kedua, Barca tampil lebih trengginas. Empat gol tambahan berhasil mereka ciptakan ke gawang Murcia.

Gerard Pique mencetak gol kedua Barca di menit ke-56. Pique bisa memaksimalkan umpan Aleix Vidal, yang melakukan tusukan ke kotak penalti dari sisi kanan. Skor menjadi 2-0.

Empat menit berselang, giliran …

Barcelona Berimbang dengan Madrid 2-2

Barcelona - Duel El Clasico jilid kedua berakhir tanpa pemenang. Bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua, Barcelona akhirnya imbang dengan Real Madrid 2-2.

Bertanding di Camp Nou, Senin (7/5/2018) dinihari WIB, Barca membuka keunggulan lewat gol Luis Suarez sebelum disamakan Madrid melalui Cristiano Ronaldo. Setelah turun minum, Lionel Messi membawa tim tuan rumah kembali memimpin tapi Gareth Bale memaksakan hasil imbang.

Barca tidak tampak kewalahan meski bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua. Menyusul diusirnya Sergi Roberto setelah menerima kartu merah di penghujung babak pertama.

Dengan hasil ini, Barca masih menjaga peluang tidak terkalahkan sampai akhir musim. Dalam 35 pertandingannya, Barca mendulang 26 kemenangan dan sembilan laga seri sehingga mengoleksi 87 poin.

Madrid berada di peringkat ketiga klasemen dengan perolehan 72 poin, tertinggal 15 poin dari rival abadinya itu.

Jalannya Pertandingan

Ancaman Barcelona hadir saat pertandingan belum genap…