Langsung ke konten utama

Trengginas, Kolombia Hantam Yunani 3-0


thumbnail
Belo Horizonte - Kolombia tampil trengginas kala menghadapi Yunani di laga perdana Grup C. Mengandalkan kecepatan para pemainnya, Kolombia menutup laga tersebut dengan kemenangan 3-0.

Pada laga yang berlangsung di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, Sabtu (14/6/2014) malam WIB, Kolombia langsung menggebrak pada menit kelima pertandingan. Gebrakan tersebut berakhir dengan tarian di pinggir lapangan.

Adalah gol yang dihasilkan oleh Pablo Armero yang jadi pemulanya. Gol tersebut tercipta dengan serangan yang diawali dari sisi kanan. Juan Cuadrado dengan lincah mengecoh pengawalnya, sebelum akhirnya melepaskan umpan tarik ke dalam kotak penalti.

Bola melintas diagonal di dalam kotak penalti Yunani, sebelum akhirnya disambar oleh Pablo Armero. Tendangan Armero mengarah ke pojok sebelah kanan gawang Yunani yang dikawal Orestis Karnezis. 1-0 untuk Kolombia.

Tidak sampai semenit berselang setelah gol itu, Yunani mendapatkan peluang bagus. Namun, tendangan dari Panagiotis Kone masih melebar di sebelah kiri gawang Kolombia.

Sepanjang babak pertama, Kolombia kerap mengandalkan kecepatan dalam membangun dan menusuk pertahanan Yunani. Sebaliknya, Yunani kerap bertahan dengan menumpuk delapan pemain di depan kotak penalti.

Sampai babak pertama berakhir, kedudukan 1-0 untuk keunggulan Kolombia tetap bertahan.

Di babak kedua, Kolombia tetap tampil trengginas. Semangat para pemain Kolombia terlihat dari salah satu adegan: Bagaimana Armero meminta para suporter timnya, yang memenuhi Estadio Mineirao, untuk terus menyuarakan dukungan.

Pada menit ke-54, Juan Cuadrado, yang tampil impresif sepanjang pertandingan ini, mendapatkan peluang. Namun, tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih melambung.

Empat menit berselang, Kolombia memperbesar keunggulan menjadi 2-0.

Gol bermula dari sebuah sepak pojok. Bola yang mengarah ke Abel Aguilar diteruskannya dengan sebuah sepakan kaki kanan ke tiang jauh. Di sana, sudah menunggu Teo Gutierrez, yang langsung menyambarnya dengan sepakan kaki kiri.

Yunani berusaha membalas. Pada menit ke-63, Theofanis Gekas menyambut sebuah umpan silang dengan sundulan. Namun, sundulannya masih menerpa mistar gawang.

Usaha Kolombia untuk mencetak gol ketiga akhirnya baru berbuah pada injury time babak kedua. Lagi-lagi, Cuadrado menjadi pemula terciptanya gol.

Setelah berlari dan memberikan bola kepada rekannya, Cuadrado menerima bola itu kembali di dalam kotak penalti. Lewat sebuah operan dengan tumit, dia memberikan assist kepada James Rodriguez. James pun tinggal melepaskan tembakan terarah ke sudut gawang Yunani.

Dengan hasil ini, Kolombia untuk sementara memimpin Grup C dengan nilai 3.

Postingan populer dari blog ini

Hasil Espanyol vs Barcelona: Messi Gemilang, Barca Menang

Jakarta - Barcelona menang telak atas Espanyol dalam derby Catalunya. Dua gol dari Lionel Messi plus gol Ousmane Dembele dan Luis Suarez memastikan Blaugrana menang 4-0.

Bertandang ke RCDE Stadium, Minggu (9/12/2018) dinihari WIB di laga pekan ke-15 Liga Spanyol, Barcelona langsung mendominasi selepas kick-off. Tim tamu langsung membuka keunggulan di menit ke-17 lewat bola mati.

Messi dilanggar tak jauh dari kotak penalti di menit ke-17 dan mengambil jatah eksekusi itu. Bintang asal Argentina itu lantas mengirim bola melewati pagar betis dan bersarang di pojok kanan atas gawang Diego Lopez.

Suarez nyaris menggandakan keunggulan dua menit berselang saat mendapatkan peluang dari jarak dekat. Tapi sepakannya gagal menaklukkan Lopez.

Barcelona baru benar-benar menambah gol di menit ke-26. Messi susah payah menjaga penguasaan bola di tepi kotak penalti, lalu menyodorkannya ke Dembele di sisi kiri. Usai satu gerak tipu, Dembele mengarahkan bola ke pojok kanan gawang.

Usai Marc-Andr…

Menafsirkan Al Qur’an dengan Logika

Salah satu lagi cara menafsirkan Al Qur’an yang keliru adalah menafsirkan Al Qur’an dengan logika, akal pikiran, tanpa ilmu. Ibnu Katsir mengatakan, “Menafsirkan Al Qur’an dengan logika semata, hukumnya haram.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 11). Dalam hadits disebutkan, وَمَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi no. 2951. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if). Masruq berkata, اتقوا التفسير، فإنما هو الرواية عن الله “Hati-hati dalam menafsirkan (ayat Al Qur’an) karena tafsir adalah riwayat dari Allah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 16. Disebutkan oleh Abu ‘Ubaid dalam Al Fadhoil dengan sanad yang shahih) Asy Sya’bi mengatakan, والله ما من آية إلا وقد سألت عنها، ولكنها الرواية عن الله عز وجل “Demi Allah, tidaklah satu pun melainkan telah kutanyakan…

Barcelona Berimbang dengan Madrid 2-2

Barcelona - Duel El Clasico jilid kedua berakhir tanpa pemenang. Bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua, Barcelona akhirnya imbang dengan Real Madrid 2-2.

Bertanding di Camp Nou, Senin (7/5/2018) dinihari WIB, Barca membuka keunggulan lewat gol Luis Suarez sebelum disamakan Madrid melalui Cristiano Ronaldo. Setelah turun minum, Lionel Messi membawa tim tuan rumah kembali memimpin tapi Gareth Bale memaksakan hasil imbang.

Barca tidak tampak kewalahan meski bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua. Menyusul diusirnya Sergi Roberto setelah menerima kartu merah di penghujung babak pertama.

Dengan hasil ini, Barca masih menjaga peluang tidak terkalahkan sampai akhir musim. Dalam 35 pertandingannya, Barca mendulang 26 kemenangan dan sembilan laga seri sehingga mengoleksi 87 poin.

Madrid berada di peringkat ketiga klasemen dengan perolehan 72 poin, tertinggal 15 poin dari rival abadinya itu.

Jalannya Pertandingan

Ancaman Barcelona hadir saat pertandingan belum genap…