Langsung ke konten utama

Unggul Lebih Dahulu, Uruguay Akhirnya Takluk 1-3 dari Kosta Rika


thumbnail
Fortaleza - Sempat unggul terlebih dahulu, Uruguay harus menutup laga dengan kekalahan 1-3 dari Kosta Rika. Gol penalti Edinson Cavani dibalas tiga gol dari masing-masing Joel Campbell, Oscar Duarte, dan Marcos Urena.

Dalam laga di Estadio Castelao, Fortaleza, Minggu (15/6/2014) dinihari WIB, Uruguay unggul lebih dahulu lewat penalti Cavani. Penalti dihadiahkan wasit usai kapten Uruguay Diego Lugano dijatuhkan Junior Diaz di kotak terlarang.

Tertinggal, Kosta Rika lantas bermain lebih terbuka. Hasilnya di babak kedua mereka mampu menciptakan tiga gol masing-masing di menit ke-54, 57, dan 84.

Kemenangan ini membawa Kosta Rika sementara memuncaki klasemen Grup D dengan tiga poin. Di belakangnya ada Inggris dan Italia yang belum bermain. Sementara Uruguay menempati posisi juru kunci.

Jalannya Pertandingan

Uruguay memulai laga dengan mendominasi penguasaan bola dan tampil sabar. Diego Forlan dkk. berupaya mencari celah di pertahanan Kosta Rika yang memainkan lima bek. Sementara itu, Kosta Rika sesekali melancarkan serangan balik cepat mengandalkan akselerasi Joel Campbell.

Peluang bagus bersih baru tercipta di menit ke-15. Umpan silang Martin Caceres ditanduk Diego Forlan dan mengarah ke Diego Godin. Nama terakhir lantas menyontek bola masuk ke gawang. Tapi gol dianulir karena Godin terlebih dahulu dalam posisi offside.

Semenit berselang Uruguay kembali menciptakan peluang. Dari bola mati, Forlan mengarahkan bola ke dalam kotak penalti. Michael Umana yang bermaksud membuang bola justru mengarahkannya ke Cavani. Tak terkawal, si penyerang gagal menemukan sasarannya. Tendangan first time-nya melenceng jauh.

Pada menit ke-22, Uruguay mendapatkan hadiah penalti. Penalti diberikan setelah Diego Lugano dijatuhkan Junior Diaz di kotak terlarang, saat akan menyambut umpan tendangan bebas Forlan.

Bertindak sebagai eksekutor adalah Cavani, yang menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kerasnya ke pojok kanan bawah tak terjangkau oleh Keylor Navas.

Tertinggal, Kosta Rika memberikan respons pada menit ke-27. Campbel mencoba peruntungan dari luar kotak penalti dan hanya tipis di sisi kanan gawang Fernando Muslera.

Uruguay kembali tertekan di menit ke-31. Dari sebuah tendangan bebas, Oscar Duarte yang berdiri di dalam kotak menyundul bola ke Giancarlo Gonzalez di belakangnya, yang lantas mengontrol dan menyepak bola ke gawang. Sempat membentur pemain belakang Uruguay, bola hanya menyentuh jala bagian sebelah kiri luar.

Kembali sebuah peluang diciptakan oleh Kosta Rika. Dari sepak pojok sebelah kiri, Bolanos mengirimkan bola ke muka gawang. Upaya Celso Borges menanduk gagal, bola lantas meluncur menuju Gonzalez di tiang jauh. Tapi nama terakhir gagal membelokkan bola ke gawang.

Mendapatkan tekanan, Uruguay lantas bangkit dan mencetak sebuah kesempatan emas. Dari luar kotak penalti, Forlan melakukan sepakan keras yang kemudian berubah arah usai menyentuh bek Kosta Rika.

Bola yang melambung sempat tampak akan masuk ke gawang melihat Navas sedikit di luar posisi ideal. Namun kiper Levante itu melakukan manuver brilian dan sukses menepis bola ke luar. Babak pertama berakhir dengan keunggulan Uruguay.

Uruguay mengawali babak kedua dengan posisi tertekan. Di menit ke-50, sebuah tendangan bebas dieksekusi Christian Bolanos dan mengarahkannya ke dekat tiang kiri Uruguay.

Telah berdiri di sana Duarte, yang langsung menyambut bola dengan kepalanya. Muslera dengan sigap menghalau tapi bola muntah kembali mengarah ke Duarte. Beruntung bagi Uruguay, di kesempatan keduanya, Duarte gagal mengarahkan bola dengan sempurna ke gawang. Peluang pun terbuang.

Tapi gawang Uruguay pada akhirnya harus jebol juga empat menit berselang. Menerima umpan silang di dalam kotak penalti, Campbell menyelesaikannya dengan sebuah sepakan keras ke pojok kanan bawah.

Uruguay bahkan harus berbalik tertinggal di menit ke-58. Dari skema yang nyaris serupa dari peluang sebelumnya, umpan tendangan bebas Bolanos ke dekat tiang sisi kiri Uruguay sukses ditanduk Duarte. Kali ini bola meluncur mulus masuk ke gawang Muslera.

Tertinggal, Uruguay langsung memasukkan dua nama baru, yakni Nicolas Lodeiro yang menggantikan Forlan dan Alvaro Gonzalez yang mengambil alih tempat Walter Gargano.

Tapi tekanan belum beranjak dari Uruguay. Sebuah upaya jarak jauh dari Campbell nyaris membobol gawang Muslera untuk ketiga kali. Bola hanya melesat ke kiri gawang.

Uruguay menciptakan sebuah kans di menit ke-70. Umpan silang Gonzalez berhasil ditanduk Cavani dan bola mengarah ke gawang. Navas dengan sigap menepis bola.

Bukannya memperkecil ketertinggalan, Uruguay justru makin terbenam setelah Marcos Urena mencetak gol ketiga Kosta Rika di menit ke-85. Pemain baru dua menit menginjak lapangan ini dengan sempurna menyelesaikan umpan terobosan Campbell. 

Uruguay melengkapi kekalahannya dengan kartu merah yang diterima Maxi Perreira di masa injury time. 

Postingan populer dari blog ini

Hasil Espanyol vs Barcelona: Messi Gemilang, Barca Menang

Jakarta - Barcelona menang telak atas Espanyol dalam derby Catalunya. Dua gol dari Lionel Messi plus gol Ousmane Dembele dan Luis Suarez memastikan Blaugrana menang 4-0.

Bertandang ke RCDE Stadium, Minggu (9/12/2018) dinihari WIB di laga pekan ke-15 Liga Spanyol, Barcelona langsung mendominasi selepas kick-off. Tim tamu langsung membuka keunggulan di menit ke-17 lewat bola mati.

Messi dilanggar tak jauh dari kotak penalti di menit ke-17 dan mengambil jatah eksekusi itu. Bintang asal Argentina itu lantas mengirim bola melewati pagar betis dan bersarang di pojok kanan atas gawang Diego Lopez.

Suarez nyaris menggandakan keunggulan dua menit berselang saat mendapatkan peluang dari jarak dekat. Tapi sepakannya gagal menaklukkan Lopez.

Barcelona baru benar-benar menambah gol di menit ke-26. Messi susah payah menjaga penguasaan bola di tepi kotak penalti, lalu menyodorkannya ke Dembele di sisi kiri. Usai satu gerak tipu, Dembele mengarahkan bola ke pojok kanan gawang.

Usai Marc-Andr…

Menafsirkan Al Qur’an dengan Logika

Salah satu lagi cara menafsirkan Al Qur’an yang keliru adalah menafsirkan Al Qur’an dengan logika, akal pikiran, tanpa ilmu. Ibnu Katsir mengatakan, “Menafsirkan Al Qur’an dengan logika semata, hukumnya haram.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 11). Dalam hadits disebutkan, وَمَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi no. 2951. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if). Masruq berkata, اتقوا التفسير، فإنما هو الرواية عن الله “Hati-hati dalam menafsirkan (ayat Al Qur’an) karena tafsir adalah riwayat dari Allah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 16. Disebutkan oleh Abu ‘Ubaid dalam Al Fadhoil dengan sanad yang shahih) Asy Sya’bi mengatakan, والله ما من آية إلا وقد سألت عنها، ولكنها الرواية عن الله عز وجل “Demi Allah, tidaklah satu pun melainkan telah kutanyakan…

Barcelona Berimbang dengan Madrid 2-2

Barcelona - Duel El Clasico jilid kedua berakhir tanpa pemenang. Bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua, Barcelona akhirnya imbang dengan Real Madrid 2-2.

Bertanding di Camp Nou, Senin (7/5/2018) dinihari WIB, Barca membuka keunggulan lewat gol Luis Suarez sebelum disamakan Madrid melalui Cristiano Ronaldo. Setelah turun minum, Lionel Messi membawa tim tuan rumah kembali memimpin tapi Gareth Bale memaksakan hasil imbang.

Barca tidak tampak kewalahan meski bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua. Menyusul diusirnya Sergi Roberto setelah menerima kartu merah di penghujung babak pertama.

Dengan hasil ini, Barca masih menjaga peluang tidak terkalahkan sampai akhir musim. Dalam 35 pertandingannya, Barca mendulang 26 kemenangan dan sembilan laga seri sehingga mengoleksi 87 poin.

Madrid berada di peringkat ketiga klasemen dengan perolehan 72 poin, tertinggal 15 poin dari rival abadinya itu.

Jalannya Pertandingan

Ancaman Barcelona hadir saat pertandingan belum genap…