Langsung ke konten utama

Singkirkan Kosta Rika Lewat Adu Penalti, Belanda Maju ke Semifinal

Salvador - Belanda berhasil merebut tempat terakhir di babak semifinal. Hasl itu didapat Belanda berkat kemenangan atas Kosta Rika lewat adu penalti 4-3 usai bermain 0-0 sampai babak perpanjangan waktu.

Pada pertandingan di Arena Fonte Nova yang tuntas Minggu (6/7/2014) pagi WIB, secara keseluruhan Belanda tampil lebih dominan. 

Statistik FIFA mencatat skuat arahan Louis van Gaal itu memiliki 64 persen penguasaan bola dan 69 serangan berbahaya. Sebanyak 20 percobaan tercipta dengan 15 upaya mengarah ke gawang namun tidak ada yang berhasil menjadi gol.

Sementara itu, Kosta Rika memiliki 36 persen penguasaan bola dan 33 serangan berbahaya. Hanya enam percobaan yang bisa hasilkan Keylor Navas dkk. dan cuma tiga yang mengarah ke sasaran.

Tim Krul muncul sebagai pahlawan Belanda meski baru masuk di akhir 15 menit kedua perpajanngan waktu, menggantikan Jesper Cillesen. Kiper Newcastle United itu berhasil mementahkan tendangan penalti dua pemain Kosta Rika.

Dalam perebutan tempat di final, Belanda akan menghadapi juara dunia dua kali, Argentina, yang di pertandingan sebelumnya menang tipis 1-0 atas Belgia. 

Jalannya Pertandingan


Sejak awal pertandingan, Belanda dan Kosta Rika saling jual beli serangan. Namun hingga 20 menit awal pertandingan, belum ada satupun upaya kedua tim yang mampu menguji kiper masing-masing lawan.


Belanda nyaris membuka skor lewat peluang pertamanya di menit ke-22. Robin van Persie yang sudah dalam posisi bebas di dalam kotak gagal menuntaskan tugasnya setelah sepakannya mengarah kepada kiper Keylor Navas.


Bola rebound pun gagal dimanfaatkan Wesley Sneijder karena sepakannya pun berhasil ditangkap Navas. 


Navas kembali menyelamatkan Kosta Rika. Di menit ke-29, Navas menggagalkan upaya Memphis Depay dari sayap kiri yang berujung serangan balik Kosta Rika namun kandas akibat hand ball pemainnya.


Ancaman berbahaya dari Kosta Rika di menit ke-34. Sebuah kemelut di depan gawang nyaris menciptakan gol bagi wakil Amerika Selatan itu, tapi bola berhasil diamankan Martins Indi.


Pelanggaran terhadap Arjen Robben menghasilkan tendangan bebas bagi Belanda di menit ke-39. Sepakan keras Sneijder yang mengarah ke pojok kanan atas gawang Kosta Rika bisa ditepis oleh Navas.


Penjagaan Navas kembali menggagalkan upaya Belanda. Di menit ke-42, umpan terobosan diterima Van Persie di dalam kotak tapi sebelum bisa menembak bola lebih dulu dicegat Navas.


Pasca restart, Belanda dan Kosta Rika masih terus saling menyerang. Saat laga menunjuk satu jam, Kosta Rika menciptakan serangan balik berbahaya setelah Diaz menusuk kotak penalti. Namun, sebelum bola bisa dialirkan lebih dulu diblok.


Peluang emas bagi Kosta Rika di menit ke-65. Diawali tendangan bebas jarak jauh, bola disundul oleh Giancarlo Gonzalez di tiang dekat namun melambung.

Belanda nyaris membuka skor di menit ke-82. Pelanggaran terhadap Robben menghasilkan tendangan bebas di luar kotak. Sneijder melepaskan sepakan keras tapi gol gagal tercipta karena bola membentur tiang. Skor masih 0-0.


Semenit jelang waktu normal habis, Van Persie menyia-nyiakan peluang menciptakan gol. Umpan matang Sneijder dari sisi kanan tiba di kotak penalti, namun kaki Van Persie gagal menjangkau bola.


Gawang Kosta Rika masih selamat! Di masa injury time, sebuah kemelut di depan gawang diakhiri dengan sepakan Van Persie namun bola membentur mistar gawang.


Di babak tambahan pertama, Belanda langsung mengancam di menit-menit awal. Tapi sundulan Ron Vlaar ke arah tiang jauh masih mentah di tangan Navas.


Setelah lebih banyak di bawah tekanan Belanda, Kosta Rika menyerang balik di menit ke-117. Sebuah gol nyaris tercipta andai sepakan Urena dari tengah gagal diselamatkan kiper Jasper Cillessen.


Hanya dua menit berselang, serangan balik Belanda kembali 'menggetarkan' gawang Kosta Rika. Sepakan keras Sneijder membentur mistar gawang. Kedudukan tetap 0-0 dan berlanjut ke adu penalti.


Kosta Rika dan Belanda memulai dengan meyakinkan. Sepakan Celso Borges dan Van Persie menjadikan skor imbang 1-1.

Bryan Ruiz maju sebagai eksekutor kedua Kosta Rika, namun arah tendangannya berhasil dibaca oleh kiper pengganti Tim Krul. Robben menjadikan Belanda memimpin 2-1 usai mengirim Navas ke arah yang salah.


Kosta Rika menyamakan skor 2-2 setelah Giancarlo Gonzalez melesakkan sepakan penaltinya melewati Krul. Tapi Belanda belum goyah usai penalti Sneijder menembus penjagaan Navas.

Christian Bolanos membuat Kosta Rika bertahan setelah dengan tenang mengonversi penaltinya. Skor penalti 3-3 sekarang. Dirk Kuyt maju sebagai penendang keempat Belanda dan sepakannya berhasil menambah angka bagi timnya.

Kemenangan Belanda ditentukan setelah tendangan penalti Michael Umana bisa diselamatkan oleh Krul. Belanda pun menang adu penalti 4-3.

Adu Penalti


Belanda:

Van Persie - Gol

Robben - Gol

Sneijder - Gol
Kuyt - Gol


Kosta Rika:

Borges - Gol

Ruiz - Gagal (Ditepis)

Gonzalez - Gol
Bolanos - Gol
Umana - Gagal (Ditepis)

Postingan populer dari blog ini

Menafsirkan Al Qur’an dengan Logika

Salah satu lagi cara menafsirkan Al Qur’an yang keliru adalah menafsirkan Al Qur’an dengan logika, akal pikiran, tanpa ilmu. Ibnu Katsir mengatakan, “Menafsirkan Al Qur’an dengan logika semata, hukumnya haram.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 11). Dalam hadits disebutkan, وَمَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi no. 2951. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if). Masruq berkata, اتقوا التفسير، فإنما هو الرواية عن الله “Hati-hati dalam menafsirkan (ayat Al Qur’an) karena tafsir adalah riwayat dari Allah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 16. Disebutkan oleh Abu ‘Ubaid dalam Al Fadhoil dengan sanad yang shahih) Asy Sya’bi mengatakan, والله ما من آية إلا وقد سألت عنها، ولكنها الرواية عن الله عز وجل “Demi Allah, tidaklah satu pun melainkan telah kutanyakan…

Main Tanpa Penonton, Barcelona Gasak Las Palmas 3-0

Barcelona - Barcelona bermain tanpa dukungan suporternya ketika menjamu Las Palmas. Namun, kondisi itu tak menghalangi mereka untuk menang telak dengan skor 3-0.

Tribune Camp Nou terlihat kosong melompong saat Barca menghadapi Las Palmas, Minggu (1/10/2017). Pertandingan tersebut digelar tanpa penonton terkait digelarnya referendum Catalunya pada hari ini.
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Barca mampu menjebol gawang tim tamu sebanyak tiga kali pada paruh kedua. Sergio Busquets membuka keunggulan Blaugrana lewat golnya pada menit ke-49 sebelum Lionel Messi mencetak dua gol tambahan pada menit ke-70 dan 77.
Kemenangan ini melanjutkan start sempurna Barca di La Liga musim ini. Mereka belum pernah kehilangan angka dalam tujuh pertandingan dan memimpin klasemen dengan 21 poin, unggul lima poin atas Sevilla yang duduk di posisi kedua. Adapun Las Palmas terpuruk di posisi ke-17 dengan enam poin.

Jalannya Pertandingan

Barcelona berpeluang memimpin pada menit kelima melalui t…

Bungkam Murcia 5-0, Barca Mantap ke 16 Besar

Barcelona - Barcelona pesta gol saat menghadapi Real Murcia di leg kedua babak 32 besar Copa del Rey. Blaugrana menang 5-0 dan dengan mantap lolos ke 16 besar.

Barcelona, yang membawa keunggulan 3-0 di leg pertama, kembali menunjukkan dominasi atas Murcia di Stadion Camp Nou, Kamis (30/11/2017) dini hari WIB. Gol pertama langsung mereka lesakkan di menit ke-16.

Paco Alcacer yang membuka keunggulan tuan rumah. Kerja sama apik di kotak penalti diselesaikan dengan sundulan ke gawang Murcia yang dijaga Alex Santome. Skor menjadi 1-0.
Barca terus menekan pertahanan Murcia di sepanjang babak pertama. Tapi, hingga peluit istirahat berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta.

Baru di babak kedua, Barca tampil lebih trengginas. Empat gol tambahan berhasil mereka ciptakan ke gawang Murcia.

Gerard Pique mencetak gol kedua Barca di menit ke-56. Pique bisa memaksimalkan umpan Aleix Vidal, yang melakukan tusukan ke kotak penalti dari sisi kanan. Skor menjadi 2-0.

Empat menit berselang, giliran …