Langsung ke konten utama

Suarez Hat-trick, Barca Pesta Delapan Gol ke Gawang Cordoba

Medan - Barcelona pesta besar-besaran di markas Cordoba. Tak tanggung-tanggung, delapan gol digelontor Blaugrana dengan Luis Suarez mencetak tiga di antaranya.

Bertandang ke Estadio Nuevo Arcángel, Sabtu (2/5/2015) malam WIB, Barca awalnya sempat dibuat kesulitan oleh pressing ketat yang dilakukan Cordoba. Namun perlahan mereka mulai menemukan celah hingga memecah kebuntuan di menit ke-42 lewat Ivan Rakitic.

Hanya berselang menit, tepatnya di masa injury time babak pertama, mereka menggandakan keunggulan lewat Luis Suarez. Lionel Messi lantas menandai awal mulus Barca di babak kedua dengan golnya, tak sampai semenit setelah peluit kick-off berbunyi.

Suarez mencetak gol kedua di menit ke-53, diikuti gol-gol lain dari Gerard Pique di menit ke-65, gol kedua Messi pada menit ke-80, dan Neymar yang dicetak dari titik penalti di menit ke-85. Suarez lantas menutup pesta malam itu dengan gol ketiganya di menit ke-88.

Dengan kemenangan ini, Barca masih kukuh di puncak klasemen Liga Spanyol dengan nilai 87 dari 35 pekan. Mereka kembali menjauh dari Real Madrid di posisi dua yang sementara berjarak lima angka. Madrid sendiri baru akan memainkan laga ke-35 melawan Sevilla, Minggu (3/5/2015) dinihari WIB nanti.

Jalannya Pertandingan

Baru tiga menit berjalan, Barca langsung mendapatkan kesempatan apik. Suarez mengarahkan bola ke Dani Alves di sisi kanan. Alves lantas mengirim umpan silang ke tiang jauh dan disambut sepakan first time Neymar. Masih tipis di atas mistar gawang.

Cordoba memberikan respons tiga menit berselang. Lewat sebuah serangan cepat di sisi kiri, Edimar mengirimkan umpan silang ke Florin Andone di dalam kotak penalti. Bola disundul, namun melayang di atas gawang. Wasit belakangan meniup peluit tanda offside.

Barca kembali mencoba menekan dari sisi kanan pada menit ke-12. Umpan silang Ivan Rakitic disambut sepakan Lionel Messi, tapi hanya menghasilkan sepak pojok karena bola berbelok arah usai membentur bek.

Barca berupaya menyerang, tapi dibuat kesulitan dengan pressing ketat Cordoba. Di menit ke-22 tembakan Messi masih terhalang. Semenit berselang giliran upaya dari Alves yang masih melambung.

Tak lama kemudian Cordoba sempat memberikan ancaman lewat tandukan Bebe menyambut umpan silang Jose Angel. Tak menemui sasaran karena di atas mistar gawang.

Di menit ke-27, Messi mendapatkan umpan dari Javier Mascherano di depan kotak penalti Cordoba. Dia lantas berakselerasi, melewati tiga pemain, dan melepaskan sepakan mendatar. Cuma tepat ke arah kiper.

10 menit kemudian Barca nyaris memetik keunggulan. Messi mengirimkan umpan terobosan lambung ke Neymar di dalam kotak penalti. Penyerang internasional Brasil itu lantas mengarahkan bola ke pojok kanan gawang, tapi cuma menghantam tiang.

Selang semenit, gantian Andres Iniesta yang mengancam Cordoba. Tendangannya dari luar kotak penalti diamankan kiper Cordoba, Juan Carlos.

Barca memecah kebuntuan di menit ke-42. Umpan lambung Messi ke belakang garis pertahanan diterima Rakitic, lalu diteruskan dengan sepakan keras ke dalam gawang.

Keunggulan Barca bertambah di masa injury time babak pertama. Umpan silang Iniesta disontek Luis Suarez dari jarak dekat dan menaklukan Carlos.

Baru semenit babak kedua berjalan, Barca menjauhkan keunggulan. Umpan silang Alves disambar sundulan Messi yang tak terkawal di tengah kotak penalti. Carlos tak sempat bereaksi.

Di menit ke-53, Suarez mencetak gol keduanya di laga ini. Kembali dari sisi kanan, Alves melepaskan umpan lambung ke depan gawang Cordoba. Suarez berhasil menyambut bola dengan kepalanya, bola sempat memantul ke tanah sebelum bersarang di pojok kiri gawang.

Cordoba memberikan upaya balasan di menit ke-60. Namun sepakan Patrick Ekeng masih mampu dihalau Claudio Bravo. Tak berjarak lama, Neymar nyaris menambah gol Barca. Tendangannya meneruskan umpan Suarez hanya melebar tipis ke kiri.

Tiga menit kemudian Neymar kembali menebar ancaman. Namun percobaannya dari luar kotak penalti mampu digagalkan kiper.

Gol kelima pada akhirnya tercipta atas nama Gerard Pique. Dari sepak pojok Rakitic, bola disambut sundulan Pique ke dalam gawang.

Messi dan Suarez berturut-turut memberikan tekanan berbahaya ke gawang Cordoba. Di menit ke-68 upaya Messi dari luar kotak penalti cuma berakhir tipis di sisi kiri gawang, sedang percobaan Suarez dua menit berselang melenceng ke kanan.

Sebuah umpan silang Pedro Rodriguez dari kanan di menit ke-78 nyaris berakhir sebagai gol. Hanya saja sundulan Messi gagal menemui sasaran karena sedikit ke kiri gawang.

Di menit ke-80, Messi mencetak gol keduanya di partai ini. Dia menyambar bola liar hasil kemelut buah tusukan Pedro dari jarak dekat.

Lima menit kemudian, wasit menghadiahkan penalti untuk Barca. Neymar yang menerima umpan terobosan di sisi kiri di dalam kotak penalti dilanggar Adrian Gunino. Neymar maju sendiri sebagai eksekutor dan sukses mengecoh Carlos dengan sepakan ke arah kanan.

Dua menit jelang waktu normal habis, Suarez mencetak gol ketiganya. Bola sepakan Xavi Hernandez sempat membentur bek Cordoba dan mengarah ke Suarez yang berdiri bebas di depan gawang. Penyerang Uruguay itu tanpa kesulitan menceploskannya ke dalam gawang.

Postingan populer dari blog ini

Hasil Espanyol vs Barcelona: Messi Gemilang, Barca Menang

Jakarta - Barcelona menang telak atas Espanyol dalam derby Catalunya. Dua gol dari Lionel Messi plus gol Ousmane Dembele dan Luis Suarez memastikan Blaugrana menang 4-0.

Bertandang ke RCDE Stadium, Minggu (9/12/2018) dinihari WIB di laga pekan ke-15 Liga Spanyol, Barcelona langsung mendominasi selepas kick-off. Tim tamu langsung membuka keunggulan di menit ke-17 lewat bola mati.

Messi dilanggar tak jauh dari kotak penalti di menit ke-17 dan mengambil jatah eksekusi itu. Bintang asal Argentina itu lantas mengirim bola melewati pagar betis dan bersarang di pojok kanan atas gawang Diego Lopez.

Suarez nyaris menggandakan keunggulan dua menit berselang saat mendapatkan peluang dari jarak dekat. Tapi sepakannya gagal menaklukkan Lopez.

Barcelona baru benar-benar menambah gol di menit ke-26. Messi susah payah menjaga penguasaan bola di tepi kotak penalti, lalu menyodorkannya ke Dembele di sisi kiri. Usai satu gerak tipu, Dembele mengarahkan bola ke pojok kanan gawang.

Usai Marc-Andr…

Menafsirkan Al Qur’an dengan Logika

Salah satu lagi cara menafsirkan Al Qur’an yang keliru adalah menafsirkan Al Qur’an dengan logika, akal pikiran, tanpa ilmu. Ibnu Katsir mengatakan, “Menafsirkan Al Qur’an dengan logika semata, hukumnya haram.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 11). Dalam hadits disebutkan, وَمَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi no. 2951. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if). Masruq berkata, اتقوا التفسير، فإنما هو الرواية عن الله “Hati-hati dalam menafsirkan (ayat Al Qur’an) karena tafsir adalah riwayat dari Allah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 16. Disebutkan oleh Abu ‘Ubaid dalam Al Fadhoil dengan sanad yang shahih) Asy Sya’bi mengatakan, والله ما من آية إلا وقد سألت عنها، ولكنها الرواية عن الله عز وجل “Demi Allah, tidaklah satu pun melainkan telah kutanyakan…

Barcelona Berimbang dengan Madrid 2-2

Barcelona - Duel El Clasico jilid kedua berakhir tanpa pemenang. Bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua, Barcelona akhirnya imbang dengan Real Madrid 2-2.

Bertanding di Camp Nou, Senin (7/5/2018) dinihari WIB, Barca membuka keunggulan lewat gol Luis Suarez sebelum disamakan Madrid melalui Cristiano Ronaldo. Setelah turun minum, Lionel Messi membawa tim tuan rumah kembali memimpin tapi Gareth Bale memaksakan hasil imbang.

Barca tidak tampak kewalahan meski bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua. Menyusul diusirnya Sergi Roberto setelah menerima kartu merah di penghujung babak pertama.

Dengan hasil ini, Barca masih menjaga peluang tidak terkalahkan sampai akhir musim. Dalam 35 pertandingannya, Barca mendulang 26 kemenangan dan sembilan laga seri sehingga mengoleksi 87 poin.

Madrid berada di peringkat ketiga klasemen dengan perolehan 72 poin, tertinggal 15 poin dari rival abadinya itu.

Jalannya Pertandingan

Ancaman Barcelona hadir saat pertandingan belum genap…