Langsung ke konten utama

Kalahkan Juve, Barca Rengkuh Treble Winners

Berlin - Barcelona meraih gelar ketiganya musim ini usai mengalahkan Juventus dengan skor 3-1 di final Liga Champions, Minggu (7/6/2015) dinihari WIB. Bagi tim Catalan tersebut, ini adalah treble winners kedua setelah tahun 2009.

Juve memang langsung menekan sejak peluit pertandingan berbunyi dan sempat membuat Javier Mascherano melakukan dua kali blunder di daerah pertahanan.

Namun, Barca lah yang langsung mencetak gol dari serangan pertamanya ke gawang Juve pada menit keempat. Pencetak golnya adalah Ivan Rakitic.

Berawal dari serangan yang dibangun di sisi kiri oleh Jordi Alba dan Neymar. Nama terakhir memberikan bola ke ruang kosong, yang kemudian diteruskan Andres Iniesta dengan umpan tarik dan mudah saja dituntaskan Rakitic dengan sepakan terukur ke dalam gawang Gianluigi Buffon.

Neymar punya kans bikin gol di menit ke-8. Mendapat ruang tembak di depan kotak penalti Juve, Neymar melepaskan sepakan keras yang masih melayang di atas gawang.

Di menit ke-13 Buffon kembali harus dibuat kerja keras ketika dia dengan tangan kirinya menepis tembakan Dani Alves dari jarak dekat. Bola rebound yang disambar pemain Barca lainnya hanya menyasar atas gawang.

Selanjutnya pertandingan berjalan dengan tempo sedang-sedang saja. Barca masih mendominasi penguasaan bola sementara Juve coba mencuri lewat serangan balik.

Di menit ke-38 Luis Suarez berusaha lepas dari kawalan pemain Juve dan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi bola masih menyamping di sisi kanan gawang Buffon.

Semenit setelahnya memanfaatkan kesalahan di lini belakang Juve, Suarez nyaris menjebol gawang Buffon andaikan bola tak ditepis kiper 37 tahun itu.

Hingga turun minum skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Barca.

Dua menit selepas restart Barca menggebrak lewat serangan balik. Rakitic menggiring bola hingga mendekati kotak penalti untuk kemudian mengopernya kepada Suarez. Tapi tembakan Suarez ke tiang dekat masih bisa ditepis Buffon.

Tak lama berselang Suarez melepaskan tembakan voli dari dalam kotak penalti tapi melayang di atas mistar.

Di menit ke-50 kerjasama trio lini depan Barca, Suarez, Neymar, dan Lionel Messi nyaris berbuah gol kedua. Namun, tembakan Messi menyasar atas gawang Buffon.

Juve akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-53 lewat gol Alvaro Morata. Diawali sepakan Carlos Tevez yang ditepis oleh Marc-Andre Ter Stegen, bola muntah jatuh di kaki Morata yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang Barca.

 Gol Morata kian menambah semangat Juve untuk menekan Barca dan beberapa kans didapat lewat Paul Pogba dan Carlos Tevez, namun belum mampu menjebol jala Ter Stegen.

Suarez! Barca memimpin lagi di menit ke-68 lewat gol penyerang Uruguay tersebut. Diawali tembakan Messi yang ditepis Buffon, Suarez dengan cepat menyambar bola rebound ke dalam gawang Juve.

Neymar menjebol jala Buffon dua menit kemudian tapi dianulir wasit, karena bola hasil sundulannya sempat menyentuh tangan sebelum masuk ke dalam gawang.

Di menit ke-76 korner Pirlo mengarah ke tiang jauh dan disambut kepala Pogba, tapi tandukannya masih tak menemui sasaran.

Gerard Pique menerima umpan Rakitic di kotak penalti pada menit ke-83 namun tembakannya melayang di atas mistar.

Semenit jelang waktu normal habis Claudio Marchisio melepaskan tembakan keras ke pojok kiri gawang tapi bisa ditepis Ter Stegen.

Neymar akhirnya mampu mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-96 sekaligus membawa Barca menuntaskan laga dengan kemenangan 3-1. Serangan balik cepat Barca berakhir di Neymar yang kemudian melepaskan tembakan menyilang ke tiang jauh gawang Buffon.

Postingan populer dari blog ini

Menafsirkan Al Qur’an dengan Logika

Salah satu lagi cara menafsirkan Al Qur’an yang keliru adalah menafsirkan Al Qur’an dengan logika, akal pikiran, tanpa ilmu. Ibnu Katsir mengatakan, “Menafsirkan Al Qur’an dengan logika semata, hukumnya haram.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 11). Dalam hadits disebutkan, وَمَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi no. 2951. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if). Masruq berkata, اتقوا التفسير، فإنما هو الرواية عن الله “Hati-hati dalam menafsirkan (ayat Al Qur’an) karena tafsir adalah riwayat dari Allah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 16. Disebutkan oleh Abu ‘Ubaid dalam Al Fadhoil dengan sanad yang shahih) Asy Sya’bi mengatakan, والله ما من آية إلا وقد سألت عنها، ولكنها الرواية عن الله عز وجل “Demi Allah, tidaklah satu pun melainkan telah kutanyakan…

Bungkam Murcia 5-0, Barca Mantap ke 16 Besar

Barcelona - Barcelona pesta gol saat menghadapi Real Murcia di leg kedua babak 32 besar Copa del Rey. Blaugrana menang 5-0 dan dengan mantap lolos ke 16 besar.

Barcelona, yang membawa keunggulan 3-0 di leg pertama, kembali menunjukkan dominasi atas Murcia di Stadion Camp Nou, Kamis (30/11/2017) dini hari WIB. Gol pertama langsung mereka lesakkan di menit ke-16.

Paco Alcacer yang membuka keunggulan tuan rumah. Kerja sama apik di kotak penalti diselesaikan dengan sundulan ke gawang Murcia yang dijaga Alex Santome. Skor menjadi 1-0.
Barca terus menekan pertahanan Murcia di sepanjang babak pertama. Tapi, hingga peluit istirahat berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta.

Baru di babak kedua, Barca tampil lebih trengginas. Empat gol tambahan berhasil mereka ciptakan ke gawang Murcia.

Gerard Pique mencetak gol kedua Barca di menit ke-56. Pique bisa memaksimalkan umpan Aleix Vidal, yang melakukan tusukan ke kotak penalti dari sisi kanan. Skor menjadi 2-0.

Empat menit berselang, giliran …

Barcelona Berimbang dengan Madrid 2-2

Barcelona - Duel El Clasico jilid kedua berakhir tanpa pemenang. Bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua, Barcelona akhirnya imbang dengan Real Madrid 2-2.

Bertanding di Camp Nou, Senin (7/5/2018) dinihari WIB, Barca membuka keunggulan lewat gol Luis Suarez sebelum disamakan Madrid melalui Cristiano Ronaldo. Setelah turun minum, Lionel Messi membawa tim tuan rumah kembali memimpin tapi Gareth Bale memaksakan hasil imbang.

Barca tidak tampak kewalahan meski bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua. Menyusul diusirnya Sergi Roberto setelah menerima kartu merah di penghujung babak pertama.

Dengan hasil ini, Barca masih menjaga peluang tidak terkalahkan sampai akhir musim. Dalam 35 pertandingannya, Barca mendulang 26 kemenangan dan sembilan laga seri sehingga mengoleksi 87 poin.

Madrid berada di peringkat ketiga klasemen dengan perolehan 72 poin, tertinggal 15 poin dari rival abadinya itu.

Jalannya Pertandingan

Ancaman Barcelona hadir saat pertandingan belum genap…