Langsung ke konten utama

Barcelona Berimbang dengan Madrid 2-2

Barcelona - Duel El Clasico jilid kedua berakhir tanpa pemenang. Bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua, Barcelona akhirnya imbang dengan Real Madrid 2-2.

Bertanding di Camp Nou, Senin (7/5/2018) dinihari WIB, Barca membuka keunggulan lewat gol Luis Suarez sebelum disamakan Madrid melalui Cristiano Ronaldo. Setelah turun minum, Lionel Messi membawa tim tuan rumah kembali memimpin tapi Gareth Bale memaksakan hasil imbang.

Barca tidak tampak kewalahan meski bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua. Menyusul diusirnya Sergi Roberto setelah menerima kartu merah di penghujung babak pertama.

Dengan hasil ini, Barca masih menjaga peluang tidak terkalahkan sampai akhir musim. Dalam 35 pertandingannya, Barca mendulang 26 kemenangan dan sembilan laga seri sehingga mengoleksi 87 poin.

Madrid berada di peringkat ketiga klasemen dengan perolehan 72 poin, tertinggal 15 poin dari rival abadinya itu.

Jalannya Pertandingan

Ancaman Barcelona hadir saat pertandingan belum genap empat menit. Luis Suarez menyambut bola sodoran Lionel Messi dengan sepakan dari luar kotak penalti, tapi gawang Madrid aman karena Raphael Varane memaksa bola berbelok untuk menciptakan sepak pojok.

Serangan balasan Madrid masih terlalu lemah saat tembakan Cristiano Ronaldo mengarah kepada Marc-Andre ter Stegen. Di menit ke-10, Barcelona berhasil menciptakan gol pembuka untuk memimpin 1-0.

Sergio Robert melakukan sprint di sisi kanan sebelum mengirim umpan silang akurat yang menemui Suarez. Tanpa kawalan, Suarez mudah saja menuntaskan dengan sepakan first-time yang mengecoh Keylor Navas.

Keunggulan Barca hanya bertahan empat menit. Madrid menyamakan skor 1-1 melalui Ronaldo.

Kerjasama Ronaldo dengan Toni Kroos diakhiri dengan umpan lambung yang disundul Karim Benzema di tiang jauh. Meski dibayangi Gerard Pique, Ronaldo mampu menyelesaikan bola dengan sontekan dari jarak dekat.

Sebuah peluang emas untuk Barca. Di menit ke-19, Messi mengirim umpan dari lapangan tengah kepada Jordi Alba yang bebas di depan. Namun, sentuhan bola Alba kurang oke sehingga sepakannya melambung.

Madrid semakin berbahaya. Ter Stegen dipaksa keluar dari sarangnya untuk buru-buru menyapu bola di luar kotak penalti. Sepakan Ronaldo dari sisi kanan pertahanan Barca bergulir tipis di samping tiang gawang Barca.

Barca dan Madrid saling balas serangan. Tendangan bebas Barca dieksekusi Messi, bola menemui Samuel Umtiti di tiang dekat tapi masih melambung. Setelahnya, sundulan Ronaldo melambung tipis.

Barca melewatkan peluang menambah golnya memasuki lima menit terakhir. Umpan pendek Phillipe Coutinho diterima Messi, yang tak sanggup menceploskan bola walau tinggal berhadapan dengan Navas.

Bencana bagi Barcelona. Menjelang turun minum, Barca mesti bermain dengan 10 orang setelah Sergi Roberto diacungi kartu merah karena melanggar Marcelo di tepi kotak penalti.

Madrid mengawali serangan pertama di babak kedua. Dari serangan balik cepat, pemain pengganti Marco Asensio meliuk-liuk untuk melepaskan sepakan tapi masih mengarah tepat ke Ter Stegen.

Kekurangan pemain tak membuat Barca kesulitan mencetak gol tambahan. Di menit ke-52, Messi menggandakan keunggulan menjadi 2-1.

Suarez lolos dari penjagaan Varane untuk mengirim umpan diagonal kepada Messi. Sang megabintang melewati dua pemain Madrid sebelum melepaskan tembakan kaki kiri akurat yang menembus penjagaan Navas.

Penyelamatan bagus dari Navas di menit ke-70. Messi terbebas setelah menerima umpan lambung dari belakang, tapi Navas mampu menepis tendangannya dalam situasi one on one.

Hanya dua menit kemudian, Madrid menyamakan skor menjadi 2-2. Umpan Kroos kepada Asensio diselesaikan Bale dengan tembakan melengkung yang tidak dapat dijangkau Ter Stegen.

Madrid mengklaim penalti setelah Marcelo diganjal Alba. Namun, wasit tidak menganggapnya pelanggaran. Madrid pun kini lebih agresif menyerang pertahanan Barcelona,

Serangan balik berbahaya dari Barcelona. Dalam kepungan pemain bertahan Madrid, Messi melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh tapi bola masih melebar. Sepakannya usai menerima sodoran Ivan Rakitic lantas ditepis Navas. Skor masih sama kuat 2-2 hingga menit ke-83.

Di akhir injury time, Barca berpeluang mencetak gol kemenangan. Namun, operan Paulinho kepada Rakitic gagal sehingga bola dikuasai Madrid. Serangan balik Madrid diakhiri dengan sepakan kencang Bale tapi masih melebar.

Postingan populer dari blog ini

Hasil Espanyol vs Barcelona: Messi Gemilang, Barca Menang

Jakarta - Barcelona menang telak atas Espanyol dalam derby Catalunya. Dua gol dari Lionel Messi plus gol Ousmane Dembele dan Luis Suarez memastikan Blaugrana menang 4-0.

Bertandang ke RCDE Stadium, Minggu (9/12/2018) dinihari WIB di laga pekan ke-15 Liga Spanyol, Barcelona langsung mendominasi selepas kick-off. Tim tamu langsung membuka keunggulan di menit ke-17 lewat bola mati.

Messi dilanggar tak jauh dari kotak penalti di menit ke-17 dan mengambil jatah eksekusi itu. Bintang asal Argentina itu lantas mengirim bola melewati pagar betis dan bersarang di pojok kanan atas gawang Diego Lopez.

Suarez nyaris menggandakan keunggulan dua menit berselang saat mendapatkan peluang dari jarak dekat. Tapi sepakannya gagal menaklukkan Lopez.

Barcelona baru benar-benar menambah gol di menit ke-26. Messi susah payah menjaga penguasaan bola di tepi kotak penalti, lalu menyodorkannya ke Dembele di sisi kiri. Usai satu gerak tipu, Dembele mengarahkan bola ke pojok kanan gawang.

Usai Marc-Andr…

Menafsirkan Al Qur’an dengan Logika

Salah satu lagi cara menafsirkan Al Qur’an yang keliru adalah menafsirkan Al Qur’an dengan logika, akal pikiran, tanpa ilmu. Ibnu Katsir mengatakan, “Menafsirkan Al Qur’an dengan logika semata, hukumnya haram.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 11). Dalam hadits disebutkan, وَمَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi no. 2951. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if). Masruq berkata, اتقوا التفسير، فإنما هو الرواية عن الله “Hati-hati dalam menafsirkan (ayat Al Qur’an) karena tafsir adalah riwayat dari Allah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 16. Disebutkan oleh Abu ‘Ubaid dalam Al Fadhoil dengan sanad yang shahih) Asy Sya’bi mengatakan, والله ما من آية إلا وقد سألت عنها، ولكنها الرواية عن الله عز وجل “Demi Allah, tidaklah satu pun melainkan telah kutanyakan…