Langsung ke konten utama

Rossi: Marquez Bisa Selamanya di Honda

 
Jerez - Masa depan Marc Marquez di Honda belakangan ini dispekulasikan. Namun demikian, Valentino Rossi tidak akan kaget jika Marquez nantinya menghabiskan kariernya di tim pabrikan Jepang itu.

Marquez tampil begitu superior pasca ditunjuk sebagai suksesor Casey Stoner. Puncaknya saat pebalap muda berkebangsaan Spanyol ini merebut titel juara dunia yang pertama di musim perdananya di MotoGP.

Di musim keduanya pun, performa Marquez tidak surut. Marquez dijagokan kembali juara setelah mencetak 100 persen kemenangan di empat seri pembuka di Qatar, Austin, Argentina, dan terakhir Spanyol.

Kontrak Marquez akan habis pada akhir musim ini. Si pebalap sempat mengungkapkan bahwa dirinya belum mau mencoba tantangan baru bersama tim lain.

Rossi bergabung Yamaha di 2004 setelah tiga kali beruntun tampil juara dunia bersama Honda. Namun, si pebalap tidak mengira bahwa Marquez akan mengikuti jejaknya suatu hari nanti.

"Saya tidak tahu, jujur saya, situasinya di Honda sekarang. Tapi mungkin sekarang sudah berubah dari masa lalu. Di 2003, aku hanya butuh motivasi yang berbeda, itu sesuatu yang ada di dalam diri Anda, di hati Anda," ucap Rossi yang dilansir Crash.

"Itu adalah sebuah pilihan hebat buatku bergabung Yamaha. Aku pikir setiap pebalap pasti memiliki sebuah cerita yang berbeda, karier yang berbeda, dan kata hati yang berbeda pula."

"Aku pikir Marc bisa saja di Honda di sepanjang kariernya jika dia memang merasa nyaman," nilai juara dunia MotoGP enam kali itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Besar di Luar Jangkauan Lorenzo

Austin  - Pebalap Yamaha Jorge Lorenzo tidak memasang target tinggi di MotoGP Austin. Lorenzo mengakui dirinya akan sulit meraih posisi dua besar di dalam balapan. Performa Yamaha memble di Circuit of The Americas. Di sesi latihan, Lorenzo tak pernah bisa finis di tiga besar begitupun di sesi kualifikasi di mana dia harus puas di urutan kelima dengan selisih 0,470 detik dari Marc Marquez yang meraih pole position. Lorenzo membutuhkan hasil bagus setelah di seri perdana di Qatar gagal finis akibat mengalami kecelakaan seajak di lap pertama. Namun, di Austin, pebalap Spanyol itu realistis targetnya paling mentok naik podium ketiga. "Kemajuan dari latihan pertama pada hari Jumat sangat besar, sebelumnya kami tertinggal dua detik sekarang hanya setengah detik," ungkap peraih dua titel juara dunia itu. "Tapi, aku yakin sekali besok akan menjadi sebuah balapan yang sangat sulit," sambung Lorenzo di  Crash. "Target kami hanyalah bertarung untuk posisi empat atau...

Barcelona Vs Atletico Madrid Tuntas 0-0

Jakarta - Laga ketat Barcelona vs Atletico Madrid berakhir tanpa pemenang. Sama-sama membuang sejumlah peluang, kedua tim harus puas dengan skor imbang 0-0. Laga Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, Sabtu (8/5/2021) malam WIB dalam lanjutan Liga Spanyol berpotensi menentukan juara musim ini. Atletico datang ke pertandingan dalam posisi memimpin klasemen dengan 76 poin, dua poin di depan Barcelona dan tiga poin atas Real Madrid. Barcelona mengambil inisiatif, namun Atletico lebih banyak menebar ancaman di babak pertama. Akan tetapi tak ada gol tercipta. Tuan rumah lebih menekan di babak kedua dan menciptakan sejumlah situasi bagus. Akan tetapi peluang tak termaksimalkan dan kembali tak ada gol tercipta sampai peluit panjang. Dengan skor 0-0, Atletico masih memimpin klasemen dengan 77 poin dan Barcelona punya 75 poin. Real Madrid berpeluang menyalip Barcelona jika bisa mengatasi penghuni peringkat empat, Sevilla, Senin (10/5) dini hari WIB. Jalannya Pertandingan...

Tumpulkan Barcelona di Camp Nou, Juventus Lolos ke Semifinal

Barcelona - Juventus digempur habis-habisan oleh Barcelona di Camp Nou di sepanjang pertandingan. Namun, Bianconeri berhasil menumpulkan Barca dan memaksakan hasil imbang 0-0. Hasil tersebut meloloskan mereka ke semifinal. Dengan demikian, Juventus lolos dengan agregat 3-0 berkat kemenangan mereka pada pertemuan pertama di Turin, pekan lalu. Jalannya Pertandingan Seperti yang diperkirakan, Barca tampil sangat dominan dalam penguasaan bola. Juve pun dikurung di wilayah sendiri dan menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik. Lionel Messi punya peluang emas untuk membawa Barca unggul pada menit ke-20. Dia melepaskan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti, tapi sepakannya masih melenceng. Messi kembali mengancam gawang Juve pada menit ke-31 melalui tembakan dari luar kotak penalti. Namun, Gianluigi Buffon berada di posisi yang tepat untuk menepis tembakan Messi. Messi mengejar bola rebound dan menyambarnya, tapi tembakannya tak menemui sasaran. Striker Juvent...