Langsung ke konten utama

Swiss Kalahkan Ekuador Lewat Gol di Injury Time


thumbnail
Brasilia - Swiss memetik kemenangan dramatis atas Ekuador di laga pertama Grup E. Sempat tertinggal lebih dulu, Swiss akhirnya berbalik menang 2-1 lewat gol Haris Seferovic di masa injury time.

Dalam pertandingan pertama Grup E di Estadio Nacional de Brasilia, Minggu (15/6/2014) malam WIB, Ekuador membuka skor di menit ke-22. Sundulan Valencia membuat Ekuador unggul 1-0 dan bertahan hingga babak pertama usai.

Di awal babak kedua, Swiss langsung membalas lewat sundulan Admir Mehmedi. Gol Seferovic di masa injury time kemudian melengkapi comeback Swiss di laga ini.

Dengan kemenangan ini, Swiss untuk sementara memimpin Grup E dengan tiga poin. Di laga lainnya, Prancis baru akan berlaga melawan Honduras.

Jalannya Pertandingan

Permainan berlangsung dalam tempo tinggi di awal pertandingan. Ekuador yang mengambil inisiatif menyerang lebih dulu mendapat peluang di menit ketiga lewat sebuah tendangan bebas setelah Valon Behrami melakukan pelanggaran. Tapi bola tendangan Walter Ayovi masih mengarah ke pelukan penjaga gawang Diego Benaglio.

Delapan menit berselang, Swiss mengancam lewat Josip Drmic yang bisa masuk hingga kotak penalti Ekuador. Namun dia gagal menemukan ruang untuk melepaskan tembakan. Tak lama berselang, Granit Xhaka melepaskan tembakan dari luar kotak penalti tapi masih melenceng dari gawang.

Di menit ke-15, Swiss yang mulai menemukan tempo permainan kembali mendapat peluang. Tapi tembakan kaki kiri Xherdan Shaqiri dari luar kotak penalti masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Alexander Dominguez.

Empat menit kemudian, sebuah sepakan keras dilepaskan oleh Ricardo Rodriguez dari luar kotak penalti. Namun Dominguez kembali melakukan penyelamatan dan menghasilkan sepak pojok untuk Swiss.

Ekuador mendapat tendangan bebas di sisi kiri di menit ke-22 setelah Stephan Lichtsteiner melanggar Jefferson Montero. Ayovi yang mengambil tendangan bebas mengirim bola ke dalam kotak penalti. Enner Valencia yang berdiri relatif bebas tak kesulitan menyundul bola untuk menjebol gawang Swiss.

Tertinggal satu gol, Swiss langsung bereaksi. Tapi upaya Shaqiri masih membentur pemain belakang Ekuador. Sementara sundulan Valentin Stocker menyambut sepak pojok Shaqiri masih melebar.

Terus menyerang, Swiss kembali dapat peluang dari sepak pojok. Namun tandukan Behrami menyambut tendangan sudut Shaqiri masih bisa diamankan oleh Dominguez.

Dominguez kembali menyelamatkan gawang Ekuador dari kebobolan. Kali ini dia menepis tendangan keras Gokhan Inler dari luar kotak penalti.

Hingga babak pertama usai, tak ada gol lagi yang tercipta. Skor 1-0 untuk Ekuador menutup paruh pertama pertandingan.

Di awal babak kedua, Swiss langsung mengambil inisiatif untuk menyerang. Tiga menit babak kedua berjalan, Lichtsteiner melepaskan tembakan dari luar kotak penalti namun hanya menghasilkan sepak pojok.

Dari sepak pojok ini, Swiss bisa menyamakan kedudukan. Tendangan sudut Rodriguez disambut tandukan Admir Mehmedi yang baru masuk saat pergantian babak untuk menggantikan Stocker.

Di menit ke-60, Valencia nyaris mencetak gol keduanya di laga ini. Tapi tendangannya masih melambung tipis dari gawang. Sementara tembakan Christian Noboa masih bisa diamankan oleh Diego Benaglio.

Enam menit berselang, Montero yang melakukan penetrasi hingga ke dalam kotak penalti kemudian melepaskan tembakan dengan kaki kiri. Namun bola bisa dihalau Benaglio dengan kakinya.

Swiss sempat mencetak gol keduanya di menit ke-70 lewat sepakan Josip Drmic. Tapi wasit menganulir gol tersebut karena Drmic lebih dulu terperangkap offside.

Serangan balik Swiss gagal berbuah gol di menit ke-73. Tembakan Shaqiri dari sudut sempit usai menerima bola sodoran dari Mehmedi hanya mengenai sisi samping jaring gawang.

Tak lama berselang, kesalahan lini belakang Swiss dalam menyapu bola nyaris berbuah gol untuk Ekuador. Tapi Steve Von Bergen bisa menghalau sebelum bola bergulir ke dalam gawang.

Empat menit jelang laga berakhir, Ekuador hampir mencetak gol keduanya. Tendangan bebas Michael Arroyo hampir mengecoh Benaglio. Tapi kiper Swiss itu masih bisa menepis tendangan Arroyo dan bola muntah kemudian dihalau oleh pemain belakang Swiss.

Di masa injury time, tepatnya di menit ke-93, Swiss berhasil mencetak gol kemenangan. Lewat sebuah serangan balik, Rodriguez mengirim umpan ke dalam kotak penalti yang langsung disambut oleh sontekan Haris Seferovic.

Tak lama setelah gol Seferovic, wasit meniup peluit panjang. Swiss menang 2-1 atas Ekuador.

Postingan populer dari blog ini

Hasil Espanyol vs Barcelona: Messi Gemilang, Barca Menang

Jakarta - Barcelona menang telak atas Espanyol dalam derby Catalunya. Dua gol dari Lionel Messi plus gol Ousmane Dembele dan Luis Suarez memastikan Blaugrana menang 4-0.

Bertandang ke RCDE Stadium, Minggu (9/12/2018) dinihari WIB di laga pekan ke-15 Liga Spanyol, Barcelona langsung mendominasi selepas kick-off. Tim tamu langsung membuka keunggulan di menit ke-17 lewat bola mati.

Messi dilanggar tak jauh dari kotak penalti di menit ke-17 dan mengambil jatah eksekusi itu. Bintang asal Argentina itu lantas mengirim bola melewati pagar betis dan bersarang di pojok kanan atas gawang Diego Lopez.

Suarez nyaris menggandakan keunggulan dua menit berselang saat mendapatkan peluang dari jarak dekat. Tapi sepakannya gagal menaklukkan Lopez.

Barcelona baru benar-benar menambah gol di menit ke-26. Messi susah payah menjaga penguasaan bola di tepi kotak penalti, lalu menyodorkannya ke Dembele di sisi kiri. Usai satu gerak tipu, Dembele mengarahkan bola ke pojok kanan gawang.

Usai Marc-Andr…

Menafsirkan Al Qur’an dengan Logika

Salah satu lagi cara menafsirkan Al Qur’an yang keliru adalah menafsirkan Al Qur’an dengan logika, akal pikiran, tanpa ilmu. Ibnu Katsir mengatakan, “Menafsirkan Al Qur’an dengan logika semata, hukumnya haram.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 11). Dalam hadits disebutkan, وَمَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi no. 2951. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if). Masruq berkata, اتقوا التفسير، فإنما هو الرواية عن الله “Hati-hati dalam menafsirkan (ayat Al Qur’an) karena tafsir adalah riwayat dari Allah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 16. Disebutkan oleh Abu ‘Ubaid dalam Al Fadhoil dengan sanad yang shahih) Asy Sya’bi mengatakan, والله ما من آية إلا وقد سألت عنها، ولكنها الرواية عن الله عز وجل “Demi Allah, tidaklah satu pun melainkan telah kutanyakan…

Barcelona Berimbang dengan Madrid 2-2

Barcelona - Duel El Clasico jilid kedua berakhir tanpa pemenang. Bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua, Barcelona akhirnya imbang dengan Real Madrid 2-2.

Bertanding di Camp Nou, Senin (7/5/2018) dinihari WIB, Barca membuka keunggulan lewat gol Luis Suarez sebelum disamakan Madrid melalui Cristiano Ronaldo. Setelah turun minum, Lionel Messi membawa tim tuan rumah kembali memimpin tapi Gareth Bale memaksakan hasil imbang.

Barca tidak tampak kewalahan meski bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua. Menyusul diusirnya Sergi Roberto setelah menerima kartu merah di penghujung babak pertama.

Dengan hasil ini, Barca masih menjaga peluang tidak terkalahkan sampai akhir musim. Dalam 35 pertandingannya, Barca mendulang 26 kemenangan dan sembilan laga seri sehingga mengoleksi 87 poin.

Madrid berada di peringkat ketiga klasemen dengan perolehan 72 poin, tertinggal 15 poin dari rival abadinya itu.

Jalannya Pertandingan

Ancaman Barcelona hadir saat pertandingan belum genap…