Langsung ke konten utama

Sebut Mercedes Favorit di China, Vettel Targetkan Finis Lima Besar

Shanghai - Sebastian Vettel tak mau muluk-muluk menargetkan kemenangan di GP China akhir pekan ini. Ia menyebut Mercedes GP masih jadi favorit untuk memenangi seraya menargetkan finis lima besar.

Penampilan buruk Vettel di tiga seri awal serta laju oke duo Mercedes, Nico Rosberg dan Lewis Hamilton, jadi alasan pebalap Jerman itu berkata demikian.

Dari tiga seri awal, Vettel cuma bisa finis podium ketiga di GP Malaysia sebagai raihan terbaik sementara Hamilton dua kali menang di dua seri terakhir, lalu Rosberg menguasai seri pertama.

Tak ayal kondisi seperti ini membuat Vettel realistis menyambut balapan di Shanghai International Circuit hari Minggu besok. Apalagi rekornya tak begitu bagus di GP China karena terakhir kali menang di 2009.

Lalu Hamilton sudah dua kali menang di sirkuit ini bersama McLaren Mercedes di 2008 dan 2011 serta Rosberg meraihnya di tahun 2012 bersama Mercedes.

"Sulit untuk mengatakan di mana kami akan finis. Mercedes adalah favorit tapi kami ingin coba terus mendekati mereka sebisa mungkin. Target realistis? Mungkin jika kami bisa ada di lima besar, mungkin itu bagus untuk kami melihat kondisi kami saat ini," tutur Vettel di ESPN F1.

"Ada gap besar dengan Mercedes saat ini. Bahrain jelas sangat sulit untuk semua tim kecuali Mercedes. Saya pikir di sini akan ada sedikit perbedaan tapi secara sejarah, Anda harus katakan bahwa ini adalah salah satu sirkuit favorit Mercedes dalam beberapa tahun terakhir," sambungnya.

"Anda bisa mengharapkan mereka untuk tampil oke karena karakter sirkuit dan juga mereka kuat karena sedang dalam performa terbaiknya."

Postingan populer dari blog ini

Main Tanpa Penonton, Barcelona Gasak Las Palmas 3-0

Barcelona - Barcelona bermain tanpa dukungan suporternya ketika menjamu Las Palmas. Namun, kondisi itu tak menghalangi mereka untuk menang telak dengan skor 3-0.

Tribune Camp Nou terlihat kosong melompong saat Barca menghadapi Las Palmas, Minggu (1/10/2017). Pertandingan tersebut digelar tanpa penonton terkait digelarnya referendum Catalunya pada hari ini.
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Barca mampu menjebol gawang tim tamu sebanyak tiga kali pada paruh kedua. Sergio Busquets membuka keunggulan Blaugrana lewat golnya pada menit ke-49 sebelum Lionel Messi mencetak dua gol tambahan pada menit ke-70 dan 77.
Kemenangan ini melanjutkan start sempurna Barca di La Liga musim ini. Mereka belum pernah kehilangan angka dalam tujuh pertandingan dan memimpin klasemen dengan 21 poin, unggul lima poin atas Sevilla yang duduk di posisi kedua. Adapun Las Palmas terpuruk di posisi ke-17 dengan enam poin.

Jalannya Pertandingan

Barcelona berpeluang memimpin pada menit kelima melalui t…

Bungkam Murcia 5-0, Barca Mantap ke 16 Besar

Barcelona - Barcelona pesta gol saat menghadapi Real Murcia di leg kedua babak 32 besar Copa del Rey. Blaugrana menang 5-0 dan dengan mantap lolos ke 16 besar.

Barcelona, yang membawa keunggulan 3-0 di leg pertama, kembali menunjukkan dominasi atas Murcia di Stadion Camp Nou, Kamis (30/11/2017) dini hari WIB. Gol pertama langsung mereka lesakkan di menit ke-16.

Paco Alcacer yang membuka keunggulan tuan rumah. Kerja sama apik di kotak penalti diselesaikan dengan sundulan ke gawang Murcia yang dijaga Alex Santome. Skor menjadi 1-0.
Barca terus menekan pertahanan Murcia di sepanjang babak pertama. Tapi, hingga peluit istirahat berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta.

Baru di babak kedua, Barca tampil lebih trengginas. Empat gol tambahan berhasil mereka ciptakan ke gawang Murcia.

Gerard Pique mencetak gol kedua Barca di menit ke-56. Pique bisa memaksimalkan umpan Aleix Vidal, yang melakukan tusukan ke kotak penalti dari sisi kanan. Skor menjadi 2-0.

Empat menit berselang, giliran …

Menafsirkan Al Qur’an dengan Logika

Salah satu lagi cara menafsirkan Al Qur’an yang keliru adalah menafsirkan Al Qur’an dengan logika, akal pikiran, tanpa ilmu. Ibnu Katsir mengatakan, “Menafsirkan Al Qur’an dengan logika semata, hukumnya haram.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 11). Dalam hadits disebutkan, وَمَنْ قَالَ فِى الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ “Barangsiapa berkata tentang Al Qur’an dengan logikanya (semata), maka silakan ia mengambil tempat duduknya di neraka” (HR. Tirmidzi no. 2951. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if). Masruq berkata, اتقوا التفسير، فإنما هو الرواية عن الله “Hati-hati dalam menafsirkan (ayat Al Qur’an) karena tafsir adalah riwayat dari Allah.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 1: 16. Disebutkan oleh Abu ‘Ubaid dalam Al Fadhoil dengan sanad yang shahih) Asy Sya’bi mengatakan, والله ما من آية إلا وقد سألت عنها، ولكنها الرواية عن الله عز وجل “Demi Allah, tidaklah satu pun melainkan telah kutanyakan…